HOT
atau Higher-Order Thinking in Chemistry Teaching and Learning
HOT
atau Higher-Order Thinking in Chemistry Teaching and Learning (Berpikir Tingkat
Tinggi dalam Pembelajaran Kimia) merupakan pola pikir seseorang yang dapat
memanfaatkan pengetahuan yang telah ia miliki sebelumnya terhadap hal baru yang
didapatkan.
HOT meliputi:
·
Menganalisis (analyze)
·
Mengevaluasi (evaluate)
·
menciptakan (create)
Karakteristik dari
berfikir tingkat tinggi adalah :
1. Banyak memberi
respon
2. Dapat menghubungkan
konten relevan dengan konten tidak relevan
3. Understanding.
Menurut
Sastrawati, et.al. (2011:6) berpikir tingkat tinggi adalah proses yang melibatkan
operasi-operasi mental seperti klasifikasi, induksi, deduksi, dan penalaran.Dalam
proses berpikir tingkat tinggi seringkali dihadapkan dengan banyak ketidakpastian
dan juga menuntut beragam aplikasi yang terkadang bertentangan dengan kriteria
yang telah ditemukan dalam proses evaluasi. Namun yang lebih penting dalam
proses berpikir ini terjadi pengkonstruksian dan tuntutan pemahaman dan pemaknaan
yang strukturnya ditemukan siswa tidak teratur. Dengan demikian metakognisi,
yaitu berpikir bagaimana seseorang berpikir, dan self-regulation dari proses
berpikir seseorang merupakan fitur sentral dalam berpikir tingkat tinggi.
Salah
satu yang berperan penting dalam keberhasilan kimia siswa adalah kemampuan
berpikir. Amalia (2013:5) mengatakan salah satu kemampuan berpikir yang penting
dikuasai oleh siswa adalah Kemampuan berpikir tingkat tinggi. Karena kemampuan
berpikir tingkat tinggi merupakan salah satu tahapan berpikir yang tidak dapat
dilepaskan dari kehidupan sehari-hari dan setiap siswa diarahkan untuk memiliki
pola berpikir tingkat tinggi tersebut sebab kemampuan berpikir tingkat tinggi
membuat seseorang dapat berpikir kritis. Menurut Ropiah, et.al, (2013:18)
kemampuan berpikir tingkat tinggi adalah kemampuan menghubungkan, memanipulasi
dan mentransformasi pengetahuan serta pengelaman yang sudah dimiliki untuk
berpikir kritis dan kreatif dalam upaya menentukan keputusan dan memecahkan
masalah pada situasi baru.
TUGAS: Peta Konsep

TUGAS: Peta Konsep

Permasalahan :
Biasanya seorang guru
dalam proses pembelajaran memberikan suatu permasalahan yang dapat memancing
siswa untuk berpikir dan menyelesaikan masalah tersebut. Solusi yang sering
siswa berikan kadang hanya sebatas pemikiran orang pada umumnya dan bahkan tanpa
dianalisis terlebih dahulu. Adakah cara ataupun media yang dapat digunakan guru
untuk memancing siswa dalam berpikir tinggi untuk mengatasi masalah tersebut?
untuk meningkatkan tingkat berpikir tinggi siswa. seorang guru memang benar kita harus memberikan permasalahan atau pertanyaan menantang agar siswa tertarik untuk mencari jawabannya. namun terkadang siswa menjawab hanya dengan pengetahuan yg ia miliku dari pengalaman. hal ini dikarenakan siswa yg mungkin malas untuk membaca buku dan media atau sumber bacaan yang kurang.
BalasHapuscara yang baik adalah guru memberikan permasalahan dan membiarkan siswa mencarinya di rumah dengan berdasarkan literatur dan sumber yang terpercaya. agar siswa tidak menjawabnya asal-asalan